Studi Kepadatan Makroalga (Sargassum polycistum) Dan (Padina australis) Berdasarkan karakteristik Sedimen di Perairan Pantai Losari Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo
(Density study of Macroalga (Sargassum polycistum) and (Padina australis) Based on Sediment Characteristics in Losari Beach, Bone Bolango Regency, Gorontalo).
Kata Kunci:
Sargassum polycystum, Padina australis, Karakteristik Sedimen, GorontaloAbstrak
Karakteristik sedimen merupakan faktor ekologis yang mendukung kemampuan pelekatan dan tingkat kepadatan makroalga di wilayah pesisir. Studi tentang kepadatan macroalga Sargassum polycystum dan Padina Australis berdasarkan karakteristik sedimen ini dilakakukan di pantai Losari Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Penentuan lokasi penelitian ini berdasarkan keberadaan macroalga coklat jenis Sargassum polycystum dan Padina Australis.Terdapat tiga stasiun dengan masing-masing stasiun memiliki tiga substatisiun. Penentuan jumlah kepadatan macroalga S polycistum dan P Australis menggunakan transek 1´1 m2, dan pengambilan sampel sedimen menggunakan pipa PVC diameter 2 inc dilakukan pada area transek tersebut. Klasifikasi ukuran butir sedimen menggunakan klasifikasi Wentworh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan makroalga lebih tinggi di setiap stasiun pada pasir kasar (1-2 mm) yaitu rata-rata kepadatan S polycistum 21 ind dan P Australis 12 ind., kemudian pada pasir sedang (0.25-0.5 mm) S polycistum 18 ind dan P Australis 10 ind., dan pada pasir halus (< 0.075 - 0.18) S polycistum 8 ind dan P Australis 11. Hal ini dikarenakan macroalga cenderung hidup pada sedimen yang cenderung kasar/berukuran besar sebagai tempat menempelnya holfasd dan ukuran sedimen yang cenderung halus akan menyebabkan terhambatnya proses fotosintesis. Selain itu rata-rata %BOT pada 3 stasiun 1.57 % yang menunjukkan kandungan nutrien ini cukup menopang pertumbuhan kedua jenis makroalga tersebut.



