Persepsi Mahasiswa Terhadap Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi

Penulis

  • Khojanatun Khojanatun Institut Prima Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.52188/jendelaaswaja.v7i2.2287

Kata Kunci:

Kecerdasan Buatan, Etika Profesi, Persepsi Mahasiswa, Integritas Akademik, Chatgpt

Abstrak

Tujuan Studi. Kemunculan kecerdasan buatan (AI) generatif, khususnya ChatGPT, telah mengubah dunia pendidikan tinggi secara cukup mendasar dan memunculkan berbagai tantangan etis yang tidak bisa diabaikan, terutama yang berkaitan dengan integritas akademik dan pembentukan karakter profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mahasiswa memandang etika penggunaan AI dalam kegiatan akademik, dengan berfokus pada tiga dimensi utama etika, yaitu integritas, transparansi, dan tanggung jawab profesional, yang dilengkapi dengan pengukuran penerimaan teknologi (TAM) dan sikap terhadap regulasi (TPB).

Bahan dan Metode. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner berskala Likert 5 poin, yang melibatkan 178 mahasiswa Institut Prima Bangsa sebagai responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta analisis korelasi Spearman dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Adapun kerangka teori yang menjadi landasan penelitian ini meliputi Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), serta kerangka etika AI dari UNESCO (2021) dan NIST (2023).

Hasil. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa secara keseluruhan persepsi mahasiswa terhadap etika penggunaan AI masuk dalam kategori tinggi, dengan skor rata-rata 3,64. Sebanyak 88,8% mahasiswa menyatakan dukungannya terhadap pembentukan kebijakan formal terkait penggunaan AI di institusi mereka. Selain itu, ditemukan hubungan positif yang lemah namun signifikan antara seberapa sering mahasiswa menggunakan AI dan tingkat kesadaran etika mereka (rs = 0,312; p = 0,001).

Kesimpulan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam perumusan kebijakan tata kelola AI di perguruan tinggi yang bertanggung jawab dan berlandaskan pada nilai-nilai etika profesi.

Diterbitkan

2026-07-07

Cara Mengutip

Khojanatun, K. (2026). Persepsi Mahasiswa Terhadap Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi. Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu Dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama’ah, 7(2), 58-70. https://doi.org/10.52188/jendelaaswaja.v7i2.2287