http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/issue/feed Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) 2026-10-24T07:35:18+00:00 Fanni Zulaiha fanni-zulaiha@unucirebon.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) or called "<strong>Journal of Physics and Science Education</strong>" (in english) is a journal that focuses on research on <strong>physics education,</strong> <strong>other science education</strong> (chemistry, biology, and Natural Science), and <strong>science</strong> (theory and application of physics, chemistry, and biology). JPFS has been registered with <strong>LIPI</strong> with [<a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1524415692" target="_blank" rel="noopener">p-ISSN 2622-7789</a> | <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1534165910" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN 2622-822X</a>] and has been nationally accredited <a href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4 </strong></a>based on <a title="the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education. Number 10/c/C3/DT.05.00/2025" href="https://drive.google.com/file/d/1Tf8UJkLeTGwERIx1YE3pE5E0d7ItI2yn/view" target="_blank" rel="noopener">the Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Number 10/C/C3/DT.05.00/2025.</a> JPFS publishes a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of natural science education in primary education, secondary education and higher education. Additionally, this journal also covers the issues of environmental education &amp; environmental science. Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon. This journal is published twice a year in <strong>March-August</strong> and <strong>September-February </strong>while the first issue is in September 2018. JPFS has been indexed by<strong><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/8516" target="_blank" rel="noopener"> SINTA</a></strong>, <a title="garuda" href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/20645" target="_blank" rel="noopener"><strong>Garuda</strong>,</a> <strong><a href="https://journals.indexcopernicus.com/search/details?id=125634&amp;lang=en">Copernicus</a></strong>, <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=yfrlfxIAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener"><strong>Google Scholar</strong></a>, <a href="https://www.neliti.com/id/journals/jurnal-pendidikan-fisika-dan-sains" target="_blank" rel="noopener"><strong>Neliti</strong></a>, <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2622-822X" target="_blank" rel="noopener">ROAD</a></strong><strong>, </strong>and <strong><a href="http://esjindex.org/search.php?id=4724" target="_blank" rel="noopener">ESJI</a></strong>.</p> http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2575 Perkembangan Teknologi Pengukuran Bilirubin pada Ikterus Neonatorum: Tinjauan Naratif dari Metode Invasif hingga Sistem Cerdas 2026-10-24T07:35:18+00:00 Lathifa Nur Ramdhania lathifa@upi.edu Ahmad Aminudin aaminudin@upi.edu <p>Ikterus neonatorum dialami sebagian besar bayi baru lahir dan dapat berkembang menjadi ensefalopati bilirubin bila kadar bilirubin tidak terpantau dengan tepat. Pengukuran bilirubin serum total melalui pengambilan darah masih menjadi acuan, tetapi bersifat invasif, menyakitkan, dan tidak praktis untuk pemantauan berulang. Kajian ini bertujuan memetakan perkembangan teknologi pengukuran bilirubin neonatal beserta prinsip fisis, kinerja diagnostik, dan tantangan penerapannya melalui pendekatan tinjauan naratif. Perkembangan teknologi bergerak dari analisis serum di laboratorium menuju perangkat uji di titik layanan, bilirubinometer transkutan berbasis spektroskopi reflektansi, perangkat optik tanpa kontak, aplikasi telepon pintar berbasis pembelajaran mesin, hingga sistem pemantauan kontinu berbasis Internet of Things. Bilirubinometer transkutan berkorelasi baik dengan bilirubin serum, namun akurasinya menurun pada kadar tinggi, selama fototerapi, pada bayi prematur, dan pada kulit berpigmen gelap. Aplikasi telepon pintar menunjukkan korelasi sedang hingga kuat, tetapi masih dipengaruhi variasi kamera dan pencahayaan. Variabilitas antarlaboratorium dan terbatasnya pengukuran bilirubin tak terikat menjadi kesenjangan utama. Teknologi non-invasif berperan sebagai alat penapisan yang tetap memerlukan konfirmasi serum di dekat ambang terapi. Standardisasi kalibrasi, validasi multisenter, dan koreksi pigmentasi kulit menjadi prioritas pengembangan berikutnya.</p> Copyright (c) http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2567 2026-10-23T09:54:21+00:00 Utami Widyaiswari utami.widyaiswari@upi.edu Hisyam Muttaqin hisyammuttaqin99@upi.edu Zihan Ats Tsauriyyah zihanats@upi.edu Zikria Maulida Fauzi zikriamaulidafauzi@upi.edu Dea Triyani deatri@upi.edu Dwi Amalia dwi.amalia.w4@elms.hokudai.ac.jp Muhammad Redo Ramadhan muhammad.redo@upnyk.ac.id Dadi Rusdiana dadirusdiana@upi.edu Andhy Setiawan andhys@upi.edu Endi Suhendi endis@upi.edu Chin Hua Chia chia@ukm.edu.my Copyright (c) http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2566 Representasi Berbasis Kecerdasan Artifisial dalam Pembelajaran Fisika: Systematic Literature Review 2026-10-23T09:28:38+00:00 Fitria Arifiyanti fitriaarifiyanti@upi.edu Soeharto soeharto@brin.go.id <p>Kecerdasan artifisial generatif kini mampu membaca, menafsirkan, dan menghasilkan representasi fisika seperti grafik, diagram benda bebas, simulasi, dan visualisasi realitas tertambah, tetapi belum ada kajian sistematis yang menempatkan representasi sebagai fokus analisis. Kajian ini bertujuan memetakan peran, kinerja, dan dampak kecerdasan artifisial terhadap representasi dalam pembelajaran fisika. Kajian literatur sistematis dilakukan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020 terhadap 15 artikel bereputasi dari basis data Scopus yang terbit pada 2016–2026, kemudian dianalisis melalui analisis isi deduktif dan induktif. Hasil kajian menunjukkan empat peran kecerdasan artifisial, yaitu sebagai pembuat, penafsir, mediator, dan penilai representasi. Temuan utama adalah kesenjangan antara penalaran verbal yang relatif kuat dan interpretasi visual yang lemah: penalaran benar muncul pada 69,7% respons, tetapi pembacaan grafik yang benar hanya 30,9%. Akurasi model pada soal bergambar berkisar antara 21,0% dan 81,5%, dan tidak ada diagram benda bebas buatan mesin yang sepenuhnya benar. Representasi menjadi lebih andal ketika keluaran mesin dibatasi oleh kerangka fisika atau dimediasi guru. Bukti dampak pada hasil belajar masih terbatas pada dua studi berskala kecil. Kajian ini merekomendasikan pergeseran riset menuju pengembangan kompetensi representasional dan kemampuan kritis siswa terhadap keluaran kecerdasan artifisial.</p> Copyright (c) http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2557 Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah pada Materi Pengukuran di Kelas VII UPTD SMP Negeri 7 Kota Kupang 2026-10-22T04:57:39+00:00 Brayen Irfansa buru brayenirfansa20@gmail.com Copyright (c) http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2555 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA PADA MATERI SUHU DAN KALOR DI SMP NEGERI 1 ROTE TIMUR 2026-10-20T15:52:41+00:00 Suri Salmaseh Riu suririu67@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik melalui penerapan PBL (<em>PROBLEM BASED LEARNING</em>) berbantuan media <em>Wordwall </em>pada materi suhu dan kalor di SMP Negeri 1 Rote Timur. Penelitian ini menggunakan metode <em>pre-eksperimen </em>dan desain <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Rote Timur yang berjumlah 26 orang. Data penelitian diperoleh melalui tes prestasi belajar berupa <em>pretest </em>dan <em>posttest</em>. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas <em>Shapiro-Wilk</em>, uji hipotesis <em>Paired Sample t-Test</em>, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata <em>pretest </em>sebesar 60 meningkatkan menjadi 90,12 pada <em>posttest</em>. Hasil uji <em>Paired Sample t-Test</em> diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05, sehingga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai <em>pretest </em>dan <em>posttest </em>setelah penerapan model pembelajaran PBL (<em>PROBLEM BASED LEARNING</em>) berbantuan media <em>Wordwall</em>. Hasil uji N-Gain sebesar 74,45% yang berada pada kategori cukup efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL (<em>PROBLEM BASED LEARNING</em>) berbantuan media <em>Wordwall </em>dapat meningkatkan prestasi belajar fisika peserta didik pada materi suhu dan kalor di SMP Negeri 1 Rote Timur.<em>Problem Based Learning, Wordwall</em>, Prestasi belajar, Fisika, Suhu dan Kalor</p> Copyright (c) http://mail.journal.unucirebon.ac.id/index.php/jpfs/article/view/2550 ANALISIS TEMPORAL SEISMISITAS DAN B-VALUE GEMPA BUMI DI BANTEN SELATAN PERIODE 2016-2025 2026-10-17T11:39:06+00:00 ridanati Nurbayah iduttt72@gmail.com <p>Wilayah Banten Selatan merupakan salah satu wilayah yang berada pada zona subduksi lempeng sehingga rawan terjadi gempa bumi, tetapi kajian seismisitas yang ada memakai katalog sebelum gempa Pandeglang 2022 dan belum menguji persepsi masyarakat bahwa gempa lebih sering terjadi pada akhir tahun. Tujuan penelitian ini menguji pola musiman kejadian gempa bumi dan menganalisis variasi temporal nilai b dengan memperhitungkan magnitudo kelengkapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 3.548 kejadian gempa bumi selama 2016-2025 dari katalog Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Magnitudo dikonversi ke magnitudo momen, nilai b diestimasi dengan metode kemungkinan maksimum berdasarkan relasi Gutenberg Ritcher, dan sebaran bulanan dibandingkan dengan hipotesis sebaran antarbulan. Hasil menunjukkan magnitudo kelengkapan 2,5 dengan 1.908 kejadian memenuhi kriteria dan nilai b total 0,6780,016. Nilai b tahunan sekitar 0,55 tahun 2017 hinggan 0,92 tahun 2025.jumlah kejadian bulanan terdapa 252396 dengan jumlah kejadian tertinggi di bulan Januari dan terendah di bulan November, sehingga tidak menunjukkan peningkatan pada akhir tahun. Nilai b yang rendah menunjukkan akumulasi tegangan batuan yang tinggi dan nilai b temporal dapat menjadi indikator pemantauan tegangan untuk mendukung mitigasi bencana.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>seismisitas, nilai b, magnitudo kelengkapan, variasi temporal, Banten Selatan</p> Copyright (c)